Jakarta (ANTARA News) – Ada hal tak biasa di dunia yang sedang dilanda lesu ekonomi. Permintaan akan supercar justru melonjak karena orang memandang mobil-mobil tercanggih itu merupakan investasi, tak kalah dengan properti dan saham.

Telegraph melaporkan, dua tahun lalu mobil termahal di dunia adalah mahakarya antik Ferrari 250 GT SWB California tahun 1961 yang dibanderol 10,9 juta dolar AS.

Tapi, awal tahun ini, rekor mobil sport termahal mencapai 30 juta dolar yaitu untuk Bugatti 57SC. Harap ingat lonjakan harga tersebut berlangsung saat terjadi global downturn besar-besaran.

Hal serupa berlaku pada berbagai sektor lain. Apa yang sedang terjadi? Jawabnya: dalam beberapa tahun terakhir telah terjadi perubahan lansekap keuangan. Orang-orang menemukan berbagai pandangan yang lebih kreatif soal investasi, tak cuma properti, tabungan atau saham.

Orang berpikiran bahwa investasi bukan hanya harus berbuah manis…tapi juga harus bisa dinikmati pada saat bersamaan.

Jadi, kaum kaya membeli barang yang mereka ingin miliki dan gunakan –dan dalam jangka panjang tipis kemungkinannya merugi.

Investasi luks tersebut bisa berupa minuman anggur, senjata antik, arloji, dan tentu saja mobil. Menanam modal lewat barang-barang tersebut sama baiknya atau bahkan lebih bagus dibandingkan ke pasar saham. Kelebihan lainnya, barang-barang luks itu adalah investasi yang bisa dinikmati pemiliknya.

Investasi ini tumbuh karena semakin banyak orang yang tak keberatan mengeluarkan banyak uang untuk mendapatkan produk terbaik dan paling ekslusif.

Ferrari 575 Superamerica tahun 2005 dua tahun lalu dilego dengan harga kurang dari 100 ribu pound dan kini harganya hampir 135 ribu pound. Dalam waktu 24 bulan, nilai investasi dari kendaraan itu telah naik 35 ribu pound.

Nah, jika anda tak kekurangan uang, ada satu mobil baru yang bisa anda beli, pakai selama enam tahun, setelah itu jual dan anda dapat 500 ribu pound lebih banyak dari saat membeli. Mobil apa itu? hanya satu jenis : Ferrari Enzo.

Mobil sport lainnya yang bisa jadi investasi adalah Porche.

“Rahasianya adalah kelangkaan. Apapun yang diproduksi dalam jumlah sangat terbatas dan punya reputasi kuat, nilainya akan terus naik,” kata John Hawkins dari Specialist Cars of Malton, dealer khusus Porche.

Dominic Holtam dari Telegraph mengingatkan tentang kekeliruan jika orang menganggap semua mobil klasik atau tua merupakan investasi bagus. Jika ingin tahu mana yang merupakan investasi, orang harus memantau berita tentang kendaraan tertentu atau mengikuti lelang mobil klasik.

Ferrari Superamerica hanya dibuat 599 unit dan lebih klasik dibandingkan Ferrari model terbaru, Ferarri 458 Italia.

“Tak banyak investasi yang menyenangkan … kecuali beli Superamerica, nikmati dengan mengendarainya (sambil nilai nvestasi terus bertambah).”

Kendaraan “biasa” juga punya potensi jadi investasi, tulis Dominic Holtam. Dia mencontohkan BMW E30 M3 serta Evo dan beberapa model Evo Sport. Pre-Series 3 Land Rover juga diminati para kolektor, demikan juga Mk1 Golf GTi atau Peugeot 205 GTi yang belum dimodifikasi.
(A038/A038/BRT)

Sumber : http://otomotif.antaranews.com/berita-otomotif/1292479135/ferrari-antik-investasi-yang-terus-membubung