Beijing – Gara-gara kabar kecelakaan mobil Ferrari yang diduga melibatkan anak dari pejabat China, pemerintah China memutuskan untuk memblokir Ferrari dari internet. Pengguna internet yang penasaran dengan kasus ini bakal kesulitan mencari Ferrari.

Seperti dilansir ABC, Kamis (22/3/2012) kecelakaan itu terjadi pada hari Minggu lalu pukul 4.24 waktu setempat di North Fourth Ring Road. Mobil Ferrari 458 Italia berwarna hitam yang diyakini tengah dikendarai seorang anak pejabat, terbelah menjadi dua dalam kecelakaan.

Anak pejabat itu tewas, sementara dua orang gadis yang menjadi penumpang masing-masing mengalami luka bakar dan satu lagi menderita cedera kepala.

Karena kecelakaan itu melibatkan Ferrari, langsung memancing perhatian warga China, mereka pun langsung mencari di situs internet dan jejaring sosial seperti Weibo (Twitter versi China-red).

Dalam 24 jam, kata Ferrari diblokir dari jagat maya oleh pemerintah China. Kata lain yang diblokir adalah ‘Shangshu’ (jabatan pemerintah di China), North 4th Ring Road + kecelakaan mobil, Baofusi + kecelakaan mobil, dan ‘falali’ (ejaan China untuk Ferrari).

Nama lain yang diblokir adalah Shang Fulin (kepala pengawas perbankan China) dan Penasihat Politik China, Jia Qinglin.

Pemerintah China pun langsung dituding menutup-nutupi kasus ini, mereka pun tidak mau memberikan komentar soal ini.

“Mereka berusaha untuk menutup-nutupi hal ini. Ini membuktikan kalau anak muda itu memiliki latar belakang yang kuat, mungkin anak pejabat tinggi,” tulis Global Times.

Kasus kecelakaan yang menimpa anak pejabat atau orang kaya sering mendapat perhatian, karena pemerintah China biasanya tertutup.

Sumber